Rabu, 21 Agustus 2013

ANTHOLOGY (THER MELIAN SHORT STORIES ANTHOLOGY)

✮✮✮✮
Judul Buku : Anthology (Ther Melian Short Stories)
Pengarang : Shienny M.S. dkk
Penerbit : Elex Media Komputindo
Jumlah Halaman : 328 Halaman
Segmen : Remaja

Masih lanjut ke tema baca saya untuk Agustus ini yaitu Kumcer Fantasy. Kali ini saya membaca Ther Melian Anthology. Ther Melian Anthology merupakan kisah-kisah tambahan dari cerita utama tetralogi Ther Melian. Apa itu tetralogi Ther Melian, silakan cek di sini untuk melihat review saya mengenai tetralogi Ther Melian. 

Boleh dibilang Anthology ini sebagai cerita pendamping atau pelengkap dari kisah-kisah utama Ther Melian. Terutama untuk pembaca yang masih penasaran akan kisah-kisah sesudah Ther Melian atau pun karakter-karakter pendukung yang kurang dibahas dalam cerita utama. Maka Anthology adalah jawabannya. 

Trus kalau mau baca ini, perlu gak baca buku utamanya dulu? Kalau saran saya sih sebaiknya baca dulu buku utamanya supaya lebih nyambung tapi seandainya mau baca Anthology-nya langsung juga tidak masalah, karena cerita dalam Anthology lebih seputar romance dan bisa berdiri sendiri tanpa spoiler dari cerita utama tetralogi Ther Melian, di dalamnya pun tetap ada penjelasan singkat macam Glossarium agar pembaca paham dengan istilah-istilah dalam Ther Melian. 

Langsung saja mulai review saya. Secara keseluruhan saya suka sama seluruh cerpen dalam Anthology (mungkin karena romance, saya kan orangnya hopeless romantic). Karena ada beberapa karakter dari Ther Melian yang bikin saya penasaran dan hanya dibahas secara garis besar saja di buku tetralogi, jadi membaca Anthology membantu mengetahui kepribadian karakter-karakter tersebut secara lebih dalam.  Review saya kali ini hanya ada 2 rating yaitu :
  1. I like it ♥♥ yang berarti saya suka ceritanya tapi tidak terlalu meninggalkan kesan selesai saya membacanya. 
  2. I really like it ♥♥♥ yang berarti saya sangat suka ceritanya karena masih meninggalkan kesan selesai saya membacanya. 
Pertama cover. Waktu awal-awal melihat cover Anthology, saya merasa konsep covernya mirip sama buku ini karena hanya menampilkan siluet dari pasangan utama cerita, sementara latar belakangnya colorful. But it's beautiful book cover. I really like it. ♥♥♥

Sekarang ceritanya (note, ripiu saya mungkin bakal sedikit menyinggung tetralogi TM, kalau kamu takut spoiler sebaiknya abaikan review di bawah):

Prekuel (kejadian sebelum peristiwa tetralogi Ther Melian)
1. Ribuan Tahun, penulis Shienny M.S. 
Ini kisah Odyss dan Ratana. Sejak TM-Genesis benarnya saya sudah merasa kalau mereka tuh ada history. Nah dugaan saya terjawab di cerpen ini. Tapi memang pada dasarnya saya ngga terlalu suka sama Ratana sejak di Genesis, jadi saya sama sekali ngga merasa bersimpati sama karakter dia di sini. Sedangkan Odyss, dia tidak sesuci yang orang duga, walaupun dari latar belakang keluarganya, saya belajar kalau ternyata Elvar dan manusia ngga jauh beda dalam hal kelakuan #eh 
Untuk saya pribadi sih, cerita ini biasa saja. Mungkin karena saya juga tidak terlalu penasaran sama salah satu karakternya. Jujur saya lebih penasaran sama sepak terjang Odyss setelah dia turun ke permukaan. But since Anthology more focus on romance, this is just about star-crossed loversI like it ♥♥

2. Tilas Mawar Cadas, penulis Luz Balthasaar
Ini kisah tentang masa lalu Karth, sekaligus asal muasal Karth sampai menjadi seorang Shazin. 
Baru baca judulnya saja, saya sudah harus mengintip KBBI. Walau benarnya saya sudah menduga arti kata 'tilas' sedangkan cadas, sepeti musik rock yang keras. Tapi itu baru judul. Sepanjang ceritanya, saya menemukan beberapa diksi baru (bagi saya) seperti menggamit, tercenung. Dibanding cerpen lain membaca cerpen ini lebih sulit karena pengarang banyak menggunakan penuturan ala puisi, macam 'menghimpung tenang', merasai terpaan angin berpasir', 'menjejak gelap', dll. Selain itu menurut saya cerpen ini yang paling banyak adegan actionnya dibanding yang lain. Bagi saya yang orang visual, ada kalanya saya perlu membaca lebih dari sekali untuk bisa membayangkan adegannya. I like it ♥♥


3. Penantian, penulis Shienne M.S.
Kisah ini tentang bagaimana pertemuan Eizen dengan Valadin, utamanya, cerita ini membuka sedikit mengenai isi hati seorang Eizen yang selama ini terkesan cuek dan hanya memikirkan dirinya sendiri dan kekuatan. 
Menurut penulis, kisah ini dikhususkan untuk penggemar Eizen sang Magus. Saya sih bukan fans Eizen, tapi saya suka karakternya karena tidak membosankan. Atau lebih tepatnya makiannya selalu membuat saya  nyengir. Eizen mengkin karakter paling meledak-ledak dan cuek. I like it ♥♥

4. Liontin Kristal, penulis Brown
Salah satu cerita yang menurut saya paling stand alone atau tidak terlalu berhubungan dengan peristiwa utama dalam Ther Melian. Cerita ini lebih mengulas mengenai sifat altruisme Vrey yang seorang pencuri. 
Yang membuat saya kagum, penulisnya masih sangat belia, baru berusia 13 tahun. Saya saja yang tua bangka setiap kali mencoba untuk menulis selalu berakhir dalam bentuk draft melulu (_ _') I like it ♥♥

5. Pencuri Jurnal, penulis Shienny M.S.
Lagi-lagi kisah yang stand alone. Kali ini tentang sisi lain dari Aelwen. Benarkah Aelwen hanya bisa memasak, mencuci dan bersih-bersih seperti yang selama ini dikira Vrey?
Ceritanya lebih tentang Aelwen, enjoyable to read but nothing else, maybe I should update my diary. I like it ♥♥

6. Festival Pertama, penulis Katherine H.S.
Kali ini giliran cerita Putri Ascha dan sang pengawal Desna. Cerita ini lebih tepatnya cerita mengenai suka duka Desna menjadi pengawal Putri Ascha yang bandel dan keras kepala. 
Kisah ini terjadi sewaktu hubungan Putri Asha dan Desna masih sebatas hubungan profesional (majikan-pengawal) sebelum berlanjut ke hubungan 'istimewa'. Salah satu cerpen favorit saya di Anthology, mungkin karena saya lebih suka Putri Ascha dibanding Vrey. Begitu pun kisah romansa sang putri.   I really like it ♥♥♥

Midkuel (saya juga baru pernah dengar istilah midkuel, eniwei midkuel ini adalah kejadian yang berlangsung dan bersetting bersamaan dengan peristiwa dalam Ther Melian)

7. Kenangan, penulis Feby Anggra
Isi cerpen ini mengenai karakter Feyn. Dalam TM, karakter Feyn termasuk yang tidak menonjol dan hanya mendapat porsi sedikit, padahal saya cukup suka sama karakternya yang kalem dan bijaksana. Karenanya saya semangat membaca cerpen ini, karena menceritakan masa lalu Feyn. 
Bagian awal atau pembukaan agak membosankan tapi sewaktu masuk bagian flashback, saya mulai masuk ke ceritanya. Dibanding Eizen yang meledak-ledak dan so cuek atau Valadin yang terlalu idealistic dan Leighton yang terlalu optimistic dan baik hati, karakter Feyn lebih seperti air tenang yang menghanyutkan. Saya tidak merasakan ledakan emosi atau sejenisnya dari Feyn tapi saya bisa menangkap perasaan kesepiannya dan sifat nurturingnya. Selain satu-satunya cerpen di midkuel, ini juga yang menurut saya satu-satunya cerpen yang endingnya somehow feel bitter. (Curiga saya ada kecenderungan masokis karena suka yang sedih dan pahit).
Selain itu, meski tokoh utamanya Elvar, cerpen ini terasa manusiawi. Ternyata Elvar juga manusia.  I really like it ♥♥♥

Sekuel (Kejadian sesudah peristiwa di Ther Melian, maka itu menurut saya lebih enak kalau baca dulu buku tetralogi TM sebelum baca Anthology)

8. Awal Baru, penulis Elwin
Cerpen ini opposite dari cerpen nomor 6. Masih seputar romansa putri Ascha yang susah move on pasca peristiwa di TM. Rion juga salah satu karakter yang saya suka di TM, karena itu oke-oke saja kalau akhirnya Rion dishipping dengan Putri Ascha. Secara ukuran tubuh kan juga lebih proportional :P 
Seperti yang saya bilang kalau saya suka cerita romansa Putri Ascha, tapi selain romens, cerpen ini juga menceritakan bagaimana sifat Putri Ascha saat sedang down dan patah hati. Annoying but reasonable and acceptable.  I really like it ♥♥♥

9. Selamanya, penulis Shienny M.S.
It's all about Vrey and Leighton relationship. Saya tidak banyak komen deh selain daripada saya punya kecenderungan aneh yaitu "reaksi yang tidak pada tempatnya" terutama menyangkut dialog keju. Misal saat baca dialog ini, "Setiap pagi saat terbangun dengan kamu di sisiku, saat aku memanggil dan kamu berbalik dan menatapku; tidak ada kebahagiaan yang melebihi semua itu... Jadi, tentu saja aku akan mencarimu kalau kamu hilang."
Kalau membaca kata-kata seperti itu, kan harusnya  ekspresi saya seperti ini :
Tapi ekspresi saya malah seperti ini :
Oke, abaikan saja.  I like it ♥♥

10. Vrey dan Ornata, penulis R.A. Zhang
Cerpen ini lebih berkisah bahwa sejak jaman dahulu kala, sudah banyak Elvar yang jatuh cinta dengan manusia, hanya saja panjang umur atau keabadian justru menjadi kutukan bagi Elvar yang jatuh cinta dengan manusia. 
Ceritanya sih ngga terlalu membahas banyak mengenai para tokoh utamanya, lebih seperti additional story seperti cerpen nomor 4 dan 5. Tapi masih menyangkut sedikit mengenai hubungan Vrey - Leighton. I like it ♥♥

11. Malam Terpanjang, penulis Ghia K. 
Kalau 2 cerpen sebelumnya tentang couple life maka yang ini tentang family life. Kali ini tentang kelahiran anak pertama Vrey dan Leighton. Hahaha Leighton di sini jadi mellow banget, nangis melulu. Trus ada juga tentang keluarga Karth dan Laruen. Nama anaknya Vrey dan Leighton juga lucu :D Ada sedikit typo karena ada 2 atau 3 kali nama Vrey terketik Very. I like it ♥♥

Begitulah pendapat saya mengenai cerpen-cerpen dalam Anthology Ther Melian (ATM), dibanding dengan kumcer fantasy yang belum lama ini saya baca, ATM (meski universenya high-fantasy) tergolong ringan dan mudah dipahami baik dari segi cerita maupun penuturan (kecuali mungkin cerpen nomor 2). Mungkin karena itulah saya membacanya dengan cepat, dan karena tema utama kumcer ini tentang romance, I don't have absurd feeling this time. It's just enjoyable to read. 

4 komentar:

  1. *manggut2 setuju* covernya emang cantiiik bangets ^o^

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, kaver itu faktor penting dalam hal marketing, seharusnya penerbit sangat memerhatikan kaver. (terutama buat yg beli krn kaver)

      Hapus
  2. wah ada prekuelnya, seri Ther Melian kurang buku ketiga setelah seri itu rampung baru cari lainnya deh, biar nanti nyambung :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ohh mbak Sulis belum baca seri ke-3 yah?
      iya sih enak baca TM lengkap baru baca ini.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...